Kisi-Kisi Untuk Mengukur Disrupsi Inovasi
A. Definisi Disrupsi Inovasi
Berdasarkan literatur (Christensen, 1997b; Christensen dan Bower, 1996), disrupsi inovasi didefinisikan sebagai teknologi yang memungkinkan untuk membuat produk yang berbeda dengan mengutamakan teknologi dengan biaya yang lebih murah atau rendah.
Secara umum, ada dua jenis disrupsi inovasi diantaranya :
(a) inovasi pasar baru, yang menciptakan permintaan baru untuk teknologi baru dan produk terkait.
(b) inovasi kelas bawah, menyediakan teknologi dengan karakteristik yang mirip dengan teknologi yang ada tetapi dengan biaya lebih rendah.
Literatur terbaru oleh Christensen et al. (2015) tentang teori disrupsi inovasi yang mencakup dua jenis inovasi yaitu "disrupsi inovasi berasal dari pijakan pasar kelas bawah atau pasar baru".
B. Menilai atau Mengukur Disrupsi Inovasi
Saat ini, para peneliti sudah menyajikan kerangka (kisi-kisi) pengukuran multidimensi untuk menilai atau mengukur produk disrupsi inovasi. Kisi-kisi (Kerangka kerja) ini dirancang berdasarkan sifat disrupsi inovasi yang Multidimensi. Tiga aspek untuk mengukur disrupsi inovasi yaitu, fitur teknologi, dinamika pasar (kebutuhan belajar), dan lingkungan eksternal. Dari ketiga aspek terdapat Sepuluh indikator seperti pada gambar dibawah ini :
Berikut ini penjelasan mengenai 10 indikator untuk mengukur penilaian disrupsi inovasi :
|
No
|
Aspek
|
Indikator
|
Deskripsi
|
|
1.
|
Technological Features
(Pemanfaatan Teknologi)
|
Integration
(Integrasi)
|
Membantu Perhitungan yang Kompleks dengan
menggunakan Kalkulator
|
|
Leadership
(Pengelolaan Kelas)
|
Menggunakan aplikasi edmodo untuk
menyediakan fasilitas belajar (kelas)
|
||
|
Maturity
(Kemahiran)
|
Kemahiran
/ Keahlian menggunakan teknologi
|
||
|
Diffusivity
(Penyederhanaan Konsep)
|
Penyederhanaan
konsep menggunakan media pembelajaran power point
|
||
|
Simplification
(Menyimpulkan)
|
Menyimpulkan
pembelajaran dengan menggunakan teknologi
|
||
|
2.
|
Market Places Dynamics
(Dinamika kebutuhan belajar dikelas)
|
Niche Market
(Kebutuhan Belajar Kelompok Tertentu)
|
Kebutuhan
Belajar Kelompok Tertentu
|
|
Value Network
(Kolaborasi)
|
Kontribusi
atau peran dalam kelompok
|
||
|
Cost Reduction
(Biaya yang murah)
|
Penggunaan
biaya yang murah pada teknologi yang dibuat atau digunakan
|
||
|
3.
|
External Environment
(Lingkungan Luar)
|
Policy
(Kebijakan)
|
Kebijakan
yang mendukung penggunaan teknologi
|
|
Macroeconomics
(Dampak terhadap kesejahteraan Orang
Lain)
|
Dampak
penggunaan teknologi terhadap kesejahteraan orang lain.
|
apakah ketiga aspek dapat diterapkan dengan efektif pada proses pembelajaran di era pendidikan 4.0 saat ini?
BalasHapusketiga aspek kisi-kisi deskruptif inovasi dapat diterapkan pada era 4.0 karena ketiga aspek ini sesuai dengan era pendidikan saat ini dimana banyak pembelajaran dengan menggunakan perkembangan teknolgi.
HapusTerimakasih saudari windi telah menambahkan penjelasan. Betul sekali yang disampaikan oleh saudari, saat ini tidak dapat dipungkiri bahwa kehidupan kita sangat dekat dengan perkembangan teknologi seperti gadget,laptop,internet,animasi dan lain sebagainya yang sangat cocok bila digunakan kisi-kisi penilaian disruptif inovasi pada proses pembelajaran.
HapusTentunya iya.. karena ketiga aspek multidimensi ini dapat mengukur kisi-kisi penilaian dengan berbantuan teknologi yang cocok untuk digunakan pada era pendidikan 4.0 saat ini.
BalasHapusApakah ketiga aspek tersebut berketerkaiatan dalam pembuatan kisi-kisi? Bila iya bisakah anda memberikan contohnya, namun bila tidak tolong berikan alasannya
BalasHapusSangat berkaitan. Contohnya saya pada materi penurunan titik beku pada pembuatan es krim berkaitan dengan aspek value network (bekerja sama membuat es krim), cost reduction (biaya yang murah dengan menggunakan video percobaan youtube) dan macroeconomics (berdampak bagi kesejahteraan ekonomi orang lain)
BalasHapusMngkin maksud sdri shissy hubungan antara ketiga aspek dalam hal ini teknologi, kebutuhan belajar, lingkungan eksternal. Menurut saya semua saling berkaitan, sebagai contoh untuk memenuhi kebutuhan belajar kelompok tertentu bisa saja menggunakan teknologi
HapusMenurut anda, bagaimana keterkaitan ketiga aspek tersebut dalam penilaian destruktif inovasi? apakah setiap faktor dari masing-masing aspek mempengaruhi ketercapaian indikator yang lain?
BalasHapusBerkaitan erat antara aspek satu dan lainnya. Karena kerangka (kisi-kisi) pengukuran ini bersifat multidimensi untuk menilai atau mengukur produk disrupsi inovasi.
HapusPada pembelajaran kimia di sekolah yang terpencil, apakah semua indikator dapat diterapkan sekaligus dalam satu materi kimia?
BalasHapusJika fasilitas disekolah tsb memadai serta pendidik yang melek akan teknologi pasti semua indikator tersebut bisa diterapkan.
Hapusdari semua indikaor penilaian disruptiv< indikator apa saja yang menjadi rekomendasi anda untuk diterapkan pada sekolah - sekolah terpencil?
BalasHapusIndikator macroeconomics. Karena indikator tersebut dapat dilakukan dengan mudah dan menyenangkan serta bernilai jual bagi siswa dikemudian hari.
HapusApakah ketiga aspek diatas dapat diterapkan dalam satu materi pada saat mengajar di sekolah?
BalasHapusKemungkinan bisa. Namun saya belum mencoba hingga sejauh itu. Tetapi tak bisa dipungkiri bahwa hal tersebut dapat dilakukan.
HapusPeniliaan Disruptive memang hal baru bagi kita, saya ingin bertanya mengenai kesulitan dalam menyusun kisi-kisi ini dalam pembelajaran kimia. Terdapat dimana saja kesulitan-kesulitan dalam penyusunan instrumen peniliaan Disruptive ini dalam pembelajaran kimia?
BalasHapusKesulitan yang saya temukan yaitu pada indikator leadership karena pada indikator ini kita harus menyediakan kelas pada pembelajaran online dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan tertentu
Hapusapakah aspek dan indikator destruksi inovasi diatas sudah ada yang diterapkan disekolah? berikan contohnya
BalasHapusSudah ada contohnya pada indikator integration (menggunakan kalkulator untuk menghitung perhitungan yang kompleks) dan macroeconomics (pembuatan es krim yang dapat memberikan nilai jual atau usaha dikemudian hari)
Hapusselain ketiga aspek penilaian disruptive inovasi yang sudah dijelaskan diatas, bagaimana pengaruh indikator kognitif yang berhubungan dengan tingkat berpikir siswa pada penyusunan penilaian disruptive inovasi?
BalasHapusPada difussivity dan simplication siswa diminta untuk melakukan penyederhanaan konsep dan menyimpulkan materi pembelajaran dengan bantuan teknologi. Hal ini sangat berhubungan dengan kognitif siswa
HapusIzin promo ya Admin^^
BalasHapusbosan tidak ada yang mau di kerjakan, mau di rumah saja suntuk,
mau keluar tidak tahu mesti kemana, dari pada bingung
mari bergabung dengan kami di ionqq^^com, permainan yang menarik
ayo ditunggu apa lagi.. segera bergabung ya dengan kami...
add Whatshapp : +85515373217 ^_~ :))