CYBERGOGY
Di jaman milenial ini, belajar
mengajar di sekolah tidak lagi sebatas pedagogy, namun juga heutagogy, peeragogy, dan cybergogy. Saat ini, setidaknya ada tiga alternatif utama siasat dalam proses
pendidikan di sekolah.
·
Pertama, Heutagogy merupakan
strategi mendidik siswa yang mendorong mereka untuk memiliki keterampilan
mengarahkan diri. Pengembangan kemampuan self-directing ini
begitu penting di jaman multitasking ini. Tanpa kemampuan
mengarahkan diri, siswa akan sangat mudah terganggu, terpengaruh, dan
teralihkan oleh berseliwerannya fitur-fitur digital.
· Strategi pendidikan kedua, yakni Peeragogy. Peeragogy ini
adalah strategi pendidikan yang membiasakan siswa untuk terlatih fokus pada
belajar bekerjasama dan mencipta bersama-sama..
· Strategi yang ketiga, ialah Cybergogy. Cybergogy ini
merupakan strategi pendidikan yang mendorong para pembelajar untuk terlibat
dalam lingkungan belajar dalam jaringan. Lingkungan Online, serba
terkoneksi, kini telah menjadi keseharian dari kehidupan para siswa. Media
komunikasi dan interaksi, suka tidak suka kini telah beralih dari bentuk fisik
ke bentuk maya.
Pada pembelajaran kimia, Guru dapat
menciptakan lingkungan dan iklim belajar yang lebih luas tanpa dibatasi oleh
sekat-sekat tradisional: ruang kelas, jadwal dan kurikulum. Proses pendidikan
dapat menjelajah kehidupan siswa secara lebih luas, dan membuat iklim eksplorasi
pengetahuan menjadi menarik dan relevan dengan kondisi kekinian.
Berikut ini, tabel instrumen penilaian cybergogy guru beserta hasil ujicobanya, yaitu :
Berdasarkan hasil ujicoba dengan menggunakan video dari youtube. Nilai yang diperoleh oleh Guru tersebut adalah :
9/15 x 100% = 60 dalam kategori (CUKUP BAIK)
Sumber Video pembelajaran : https://www.youtube.com/watch?reload=9&v=e-sMyH6-mak
Soal Tes Essay :
Suhu adalah derajat panas atau dinginnya suatu benda. sedangkan, Kalor adalah energi yang diterima oleh sebuah benda sehingga suhu benda tersebut naik atau melakukan perubahan wujud. Satuan kalor adalah kalori atau disingkat kal. Satu kalori adalah banyaknya kalor yang diperlukan untuk memanaskan 1 gram air sehingga suhunya naik 10C. Untuk membelajarkan materi suhu dan kalor ini dengan menggunakan cybergogy, maka tentukanlah :
Suhu adalah derajat panas atau dinginnya suatu benda. sedangkan, Kalor adalah energi yang diterima oleh sebuah benda sehingga suhu benda tersebut naik atau melakukan perubahan wujud. Satuan kalor adalah kalori atau disingkat kal. Satu kalori adalah banyaknya kalor yang diperlukan untuk memanaskan 1 gram air sehingga suhunya naik 10C. Untuk membelajarkan materi suhu dan kalor ini dengan menggunakan cybergogy, maka tentukanlah :
1. Sumber belajar digital apa saja yang Anda gunakan
dalam membelajarkan Materi Suhu, Kalor dan Perpindahannya? (Belajar mandiri berbantuan teknologi
digital)
2. Bagaimana kontribusi siswa di dalam
kelompok saat membahas materi Suhu, Kalor dan Perpindahannya? (Proses
belajar kolaboratif)
3. Bagaimana cara anda
meningkatkan pengetahuan yang dimiliki oleh siswa saat berdiskusi di
dalam kelas? (Faktor kognitif)
4. Kondisi belajar seperti
apa yang akan anda ciptakan untuk memberikan kesempatan pada siswa
berkreasi? (Faktor emotif)
5. Bagaimana cara anda memotivasi siswa
agar dapat mengenali potensi diri masing-masing dalam Kelompok belajar ? (Faktor sosial)
Cybergogy
|
|||||||
Indikator
|
Deskripsi
|
Keterampilan Membelajarkan Materi Suhu, Kalor dan
Perpindahannya
|
Soal
|
Skor Jawaban
|
Hasil Uji Coba dengan menggunakan video pembelajaran
dari youtube
|
||
1
|
2
|
3
|
|||||
Belajar mandiri berbantuan teknologi digital
|
Menyediakan
akses aneka sumber belajar digital yang relevan
|
Memfasilitasi link sumber belajar berupa virtual reality, augmented reality atau serendah-rendahnya power point, materi Suhu, Kalor dan Perpindahannya melalui whatsapp
|
1. Sumber
belajar digital apa saja yang Anda sediakan pada aplikasi pembelajaran online dalam membelajarkan Materi Suhu,
Kalor dan Perpindahannya ?
|
·
Power
Point
|
·
Power
Point (PPT)
·
E-LKPD
|
·
Power
point (PPT)
·
E-LKPD
·
Video
pembelajaran
|
Sumber belajar digital yang digunakan berupa
:
· Power
Point (PPT) -Menit ke 03.55 (Namun tidak dilakukan dalam aplikasi pembelajaran online)
(Skor 1)
|
Proses belajar kolaboratif
|
Kegiatan
saling membelajarkan dalam berbagai forum diskusi daring maupun diskusi tatap
muka dikelas
|
Kontribusi
siswa dalam Diskusi antar kelompok menggunakan whatsapp untuk membahas materi suhu, kalor dan
perpindahannya
|
2.
Bagaimana
kontribusi siswa di dalam kelompok saat membahas materi Suhu, Kalor dan
Perpindahannya?
|
·
Berkontribusi
dengan baik saat diskusi kelompok
|
·
Berkontribusi
dengan baik saat diskusi kelompok
·
Memecahkan
permasalahan yang ada pada LKPD
|
·
Berkontribusi
dengan baik saat diskusi kelompok
· Memecahkan permasalahan yang ada pada LKPD
· Memberikan ide gagasan terhadap materi
|
· Berkontribusi
dengan baik saat diskusi kelompok
-Menit ke 16.15
·
Memecahkan
permasalahan yang ada pada LKPD
-Menit ke 15.30
(Skor 2)
|
Faktor kognitif
|
Menggali
pengalaman belajar lampau, partisipasi aktif dalam pembelajaran dan capaian
pembelajaran yang terbentuk disesuaikan dengan gaya belajar
|
Mengasah
pengetahuan yang telah dimiliki siswa melalui virtual reality materi suhu, kalor dan perpindahannya, serta peranran aktif pada proses diskusi
di dalam kelas (Whatsapp)
|
3. Bagaimana cara anda meningkatkan pengetahuan yang dimiliki oleh
siswa saat berdiskusi di dalam kelas?
|
· Aktif berdiskusi menyelesaikan permasalahan yang
diberikan
|
· Aktif berdiskusi menyelesaikan permasalahan yang
diberikan
· Menyimpulkan
hasil diskusi kelompok
|
·
Aktif berdiskusi
menyelesaikan permasalahan yang diberikan
· Menyimpulkan
hasil diskusi kelompok
·
Memberikan
ide gagasan baru berdasarkan pengalaman yang telah ada
|
·
Aktif berdiskusi
menyelesaikan permasalahan yang diberikan
-Menit ke 16.15
· Menyimpulkan
hasil diskusi kelompok
-Menit ke 17.08
(Skor 2)
|
Faktor emotif
|
Mendorong
siswa bersaing dengan diri sendiri, menciptakan komunitas dan lingkungan
belajar yang kondusif, dan proses belajar yang menyenangkan.
|
Memberikan
kesempatan pada siswa untuk berkreasi dan menciptakan kondisi belajar yang
menyenangkan
|
4.
Kondisi belajar
seperti apa yang akan anda ciptakan untuk memberikan kesempatan pada siswa berkreasi?
|
·
Kondisi belajar
yang menyenangkan
|
·
Kondisi belajar
yang menyenangkan
·
Lingkungan
belajar yang kondusif
|
·
Kondisi belajar
yang menyenangkan
·
Lingkungan
belajar yang kondusif
·
Kondisi belajar
yang bersifat student centered
|
·
Kondisi belajar
yang menyenangkan
-Menit ke 11.41
·
Lingkungan
belajar yang kondusif
-Menit ke 02.05 (selama proses pembeljaran berlangsung)
·
Kondisi belajar
yang bersifat student centered
-Menit ke 14.30
(Skor 3)
|
Faktor Sosial
|
Mengenali
potensi diri masing-masing dengan kelompok belajar untuk mempelajari materi
suhu, kalor dan perpindahannya dalam kontes sosial budaya.
|
5. Bagaimana cara anda memotivasi siswa agar dapat
mengenali potensi diri masing-masing dalam kelompok belajar ?
|
·
Mengajukan
pertanyaan mengenai hal yang paling ia sukai
·
Membentuk komunitas atau kelompok belajar untuk membahas Suhu, Kalor dan Perpindahannya
|
·
Mengajukan
pertanyaan mengenai hal yang paling ia senangi
·
Membentuk komunitas atau kelompok belajar untuk membahas Suhu, Kalor dan Perpindahannya
·
Memfasilitasi
|
·
Membentuk komunitas atau kelompok belajar untuk membahas Suhu, Kalor dan Perpindahannya
-Menit ke 14.01
(Skor 1)
|
||
Kategori Keterampilan Inovasi cybergogy Guru pada materi Suhu dan Kalor :
Skala Nilai
|
Skor
|
% Nilai Keterampilan Inovasi Cybergogy Guru
|
Kategori Keterampilan Inovasi Cybergogy
Guru
|
3
|
11,67 – 15
|
77,8 – 100
|
Baik
|
2
|
8,33 – 11,66
|
55,5 – 77,7
|
Cukup
|
1
|
5 – 8,32
|
33,3 – 55,4
|
Kurang
|
Berdasarkan hasil ujicoba dengan menggunakan video dari youtube. Nilai yang diperoleh oleh Guru tersebut adalah :
9/15 x 100% = 60 dalam kategori (CUKUP BAIK)

Kendala apa saja yg saudara hadapi dalam menyusun instrumen ini? Dan apakah uji coba berlangsung lancar dalam pelaksanaannya??
BalasHapusUji coba yang saya lakukan melalui video pembelajaran tersebut berjalan lancar dengan 1 indikator yang tidak terpenuhi oleh video tersebut.
HapusKendala dalam menyusun instrumen ini saya rasa tidak ada, karena instrumen yang saya buat mengacu pada kelima indikator cybergogy yang sudah ada
Mungkin kendala akan cukup berat di hadapi sewaktu uji coba karena guru harus menyesuaikan dengan lingkungan sekolah tempat kita mengajar, menyesuaikan dengan fasilitas yang ada, dan kemampuan siswanya.
HapusBerdasarkan uji coba yang telah dilakukan, bagaimana ketercapaian dari masing-masing indikator keterampilan inovasi cybergogy guru? dan bagaimana pengkategorian keterampilan innovsi cybergogi guru, agar dapat dikatakan Baik, Cukup, atau kurang?
BalasHapusDari kelima indikator cybergogy, hanya 1 indikator yang tidak ada didalam video tersebut. Artinya, video tersebut belum dapat mencapai tuuan dari indikator faktor sosial dari cybergogy. Dalam hal ini, video tersebut termasuk ke dalam kategori cukup
HapusDari kesemua indikator, indikator manakah yang paling sulit untuk diterapkan menurut anda? Berikan pendapat anda?
BalasHapusMenurut saya indikator yang agak sulit yaitu faktor sosial. Karena kita hrus mengaitkan kepribadian siswa dengan konteks sosial budaya
HapusMenurut pendapat saya, semua indikator itu tidak sulit selagi guru menguasai penjelasan masing-masing indiktor sehingga sewaktu pembuatan maupun penerapan guru tidak bingung
HapusSaya rasa, setiap guru punya kesulitan yang berbeda-beda. bisa saja guru A kesulitan pada faktor sosial dan guru B kesulitan pada faktor emotif. Semua bergantung pada kemampuan guru.
HapusBagaimana keterkaitan anatars kelima indikator aspek cybergogi? Dan adakah faktor penting yang mendasari keberhasilan pelakasanaan uji coba dari instrumen penilaian tersebut?
BalasHapusKelima indikator ini saling berkaitan, karena satu indikator tdak dapat berdiri sendiri jg ingin menilai kterampilan pedagogik guru. Semua indikator mempunyai peran dan fungsi masing-masing untuk mengukur keterampilan pedagogik guru. Jadi, dapat disimpulkan bahwa semua indikator tersebut sangat penting untuk keberhasilan penilaian
Hapustolong jelaskan secara singkat bagimana cybergogy dalam pembelajaran?
BalasHapusmembantu jawab dari pertanyaan kak shinda, cybergogy contohnya penggunaan berbagai macam media digital daring dalam proses pembelajaran, yang kita kenal umumnya seperti:
Hapus1. PPT (paling minim)
2. Virtual Lab atapun
3. Komik Elektronik
Terimakasih rahmat sudah membantu menjawab pertanyaan dari saudari sinda, saya setuju dengan pernyataan anda bahwa penggunaan cybergogy sangat beragam dalam pembelajaran.
HapusSelain yang dijelaskan rahmat, bisa juga dengan penggunaan e-lkpd dan e-modul sebagi sumber belajar
HapusCybergogy ini merupakan strategi pendidikan yang mendorong para pembelajar untuk terlibat dalam lingkungan belajar dalam jaringan. Lingkungan Online, serba terkoneksi, kini telah menjadi keseharian dari kehidupan para siswa. Media komunikasi dan interaksi, suka tidak suka kini telah beralih dari bentuk fisik ke bentuk maya.
BalasHapusmenurut anda, apa kelebihan dari cybergogy ini? dan bagaimana ketercapaian uji coba dari kisi-kisi yang anda buat? Kenapa hasilnya rendah?
BalasHapusHasil ujicoba dikategorikan cukup baik, hal ini dikarenakan pembelajaran dengan indikator cybergogy harusnya dilakukan pada pembelajaran online namun proses belajar pada video tersebut dilakukan di kelas dengan tatap muka. Selain itu, pendekatan cybergogy ini masih tergolong baru, sehingga ada kemungkinan guru tersebut belum mengetahui tentang pendekatan cybergogy
Hapusuntuk indikator emotif, langkah pembelajaran apa yang harus disiapkan agar pembelajaran berjalan kondusif dan tidak membosankan ?
BalasHapusLangkah yang harus kita lakukan yaitu, sebagai seorang pembelajar kita seharusnya dapat menghandle siswa yang dikategorikan nakal atau suka ribut agar kelas menjadi kondusif. Selain itu, agar pembelajran tidak membosankan, kita dapat menerapkan metode atau model pembelajaran tertentu yang dapat menyenangkan siswa seperti model TGT (dengan game atau permainan). Karena biasanya, siswa lebih suka pembelajran yang menyenangkan dan tidak terlalu kaku atau serius yang akan membuat siswa menjadi stres.
Hapusselain menerapkan game atau permainan pada pembelajaran, dapat juga dilakukan dengan menggunakan video animasi yang menarik. karena biasanya siswa menyukai pembelajaran dengan media audio visual.
HapusDalam penyusunan instrument cybergogy tentu masing-masing indikator memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Indikator yang mana yang membutuhkan perhatian lebih dan mengapa?
BalasHapusIndikator yang harus kita perhatikan yaitu pada indikator faktor kognitif,faktor emotif, dan faktor sosial. Hal ini dikarenakan pada ketiga indikator tersebut, kita sebagai guru atau pembelajar harus memberikan perhatian lebih pada siswa untuk mendorong siswa bersaing dan mengenali jati dirinya sendiri dengan tidak mengabaikan pengetahuan yang telah dimilikinya
HapusMenurut saya sebenarnya semua indikator dalam cybergogy perlu diperhatikan karena untuk menilai keterampilan innovasi cybergogy tentu mengikut sertakan semua indikator. Jadi lebih baik jika tidak dipilah-pilah.
HapusMenurut saya semua indikator itu perlu diperhatikan karena semua indikator saling keterkaitan dalam mencapai tujuan yakni pada aspek cybergogy
BalasHapustest
BalasHapusayo segera bergabung dengan kami hanya dengan minimal deposit 20.000
BalasHapusdapatkan bonus rollingan dana refferal ditunggu apa lagi
segera bergabung dengan kami di i*o*n*n*q*q