Rabu, 19 Februari 2020

INSTRUMEN PENILAIAN KREATIVITAS

PERCOBAAN REAKSI REDOKS SEDERHANA

LTSIN (2001) menyatakan bahwa berfikir kreatif adalah proses (bukan hasil) untuk menghasilkan ide baru dan ide itu merupakan gabungan dari ide-ide yang sebelumnya yang belum disatukan.
Lebih detail lagi LTSIN (2001) menyatakan bahwa ide seseorang berfikir kretif minimal mempunyai salah satu karakteristik dari: (a) ide itu belum ada sebelumnya; (b) sudah ada di tempat lain hanya saja ia tidak tahu; (c) ia menemukan proses baru untuk melakukan sesuatu; (d) ia menerapkan proses yang sudah ada pada area yang berbeda; (e) ia mengembangkan sebuah cara untuk melihat sesuatu pada perspektif yang berbeda. Dari lima karakteristik diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa berfikir kreatif dapat berupa ide baru yang belum ada sebelumnya dan dapat berupa ide baru sebagai penyempurnaan dari yang sudah ada sebelumnya.
Kepekaan berfikir kreatif dapat diukur dengan indikator-indikator yang telah ditentukan para ahli, salah satunya menurut Guilford. Guilford menyebutkan lima indikator berfikir kreatif, yaitu:



Aspek
Indikator
Deskripsi





Berpikir Kreatif
Kepekaan (problem sensitivity)
Kemampuan mendeteksi, mengenali, dan memahami serta menanggapi suatu pernyataan, situasi, atau masalah
Kelancaran (fluency)
Kemampuan untuk menghasilkan banyak gagasan
Keluwesan (flexibility)
Kemampuan untuk mengemukakan bermacam-macam pemecahan atau pendekatan terhadap masalah
Keaslian (originality)
Kemampuan untuk mencetuskan gagsan dengan cara-cara yang asli, tidak klise, dan jarang diberikan kebanyakan orang
Elaborasi (elaboration)
Kemampuan menambah suatu situasi atau masalah sehingga menjadi lengkap, dan merincinya secara detail, yang didalamnya terdapat berupa tabel, grafik, gambar, model dan kata-kata.

Yuk simak video pembelajaran berikut ini ....





Sumber youtube: https://www.youtube.com/watch?v=tK1s6aZ5fT0



Reagensia
Problem Sensitivity
Fluency
Flexibility
Originality
Elaborasi
Pelarutan
Mengenali sifat dan sensitivitas zat yang digunakan
Cekatan dalam   melarutkan zat ke wadah yang sudah ditetapkan
Menggunakan pengaduk yang tepat untuk melarutkan zat 
Menghaluskan zat yang akan dilarutkan terlebih dahulu sebelum proses pelarutan
Menuliskan etiket label (molaritas,rumus kimia, dan nama senyawa)


DAFTAR PUSTAKA 
LTSIN (2004). Learning teaching. Scotland: Learning and Teaching Scotland.
Munandar, U. (2004). Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta.

23 komentar:

  1. apakah ke 5 indikator kreatif tersebut dapat diterapkan pada skill laboratorium yang lainnya??

    BalasHapus
  2. Tentu saja bisa. Semua tergantung skill dan pengetahuan pendidik untuk mendeksripsikan butir-butir indikator tersebut kedalam kisi-kisi soal lain sesuai skill lab yang dipilih

    BalasHapus
  3. Adakah kendala anda dalam pembuatan kisi-kisi tersebut? Dan apakah kelima indikator tersebut saling berketerkaitan? Bisakah kisi-kisi dipakai bila salah satu indikator tidak diterapkan/dipakai?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kelima indikator harus sekaligus diterapkan bila ingin melihat kemampuan berfikir kreatif pada siswa. Bila salah satu indikator tidak diterapkan, maka akan berkurang nilai atau poin pada salah satu kategori kreatifitas siswa.

      Hapus
  4. Apakah terdapat kriteria atau syarat tertentu pada perapan indikator berpikir kreatif ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. persyaratan dalam penerapan indikator berpikir kreatif yaitu harus sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai

      Hapus
    2. Benar sekali yang disampaikan oleh saudari windi, bahwa sebagai pendidik kita harus menggiring siswa kita untuk mencapai tujuan pembelajaran.

      Hapus
  5. hal apa yang anda pertimbangkan dalam pembuatan dan pengembangan pertanyaan setiap indikator aspek kreatif?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang perlu dipertimbangkan adalah kemampuan berpikir kreatif siswa. Mengingat bahwa kemampuan berpikir seseorang berbeda dan tidak sama rata.

      Hapus
  6. untuk sekolah dengan minim fasilitas praktikum, apa saja yang menjadi pertimbangan pendidik untuk menyusun instrumen penilain kreativ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dengan sekolah yang minim fasilitas praktikum, sebagai pendidik kita harus cerdik dan cekatan dalam menghadapi hal tersebut. Pendidik dapat menggunakan bantuan media pembelajaran berupa animasi virtual lab, atau melalu video youtube sebagai percobaan dari praktikum tersebut dan dilanjutkan dengan menilai pemahaman mereka terutama berpikir kreatif menggunakan instrumen yang telah dibuat.

      Hapus
    2. Bukankah dengan adanya permasalahan seperti kurangnya fasilitas bisa di manfaatkan guru untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa? Saya rasa dengan keterbatasan akan lebih mudah untuk melihat kreativitas siswa

      Hapus
  7. Apakah kisi-kisi instrumen kreativitas yang anda buat sudah sesuai dengan indikator berpikir kreatif? Dan mengapa anda memilih skill lab pelarutan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah sesuai. Karena kisi-kisi soal yang saya buat mengacu pada kelima indikator berpikir kreatif. Dan alasan memilij skill lab pelarutan karena pada percobaan tersebut siswa lebih banyak melakukan pelarutan zat yaitu betadine dengan air, dan larutan betadine dengan vitamin C.

      Hapus
  8. apa kendala yang ditemui dalam menyusun kisi-kisi instrumen praktikum kreatif?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah. Tidak terdpaat kendala karena kisi-kisi ini dibuat menyesuaikan video percobaan yang sudah ada di youtube

      Hapus
  9. Utarakan dengan pendapat anda sendiri mengenai kegunaan kita belajar membuat instrumen peniliaan berpikir kreatif ini dan jika instrumen ini diterapkan dalam pembelajaran kimia maka dalam bentuk bentuk apa instrumen ini anda buat saat melakukan observasi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Instrumen yang telah saya buat ini sangat berguna sekali untuk dipelajari oleh diri saya sendiri khususnya sebagai calon guru (guru pemula) dan dapat juga menjadi referensi yang dapat membantu guru-guru senior untuk menilai kemampuan berpikir kreatif.
      Instrumen yang dibuat dalam bentuk soal essay.

      Hapus
  10. berdasarkan kisi kisi instrumen kreatifitas yang anda buat, apakah instrumen ini bisa digunakan pada kelas dengan jumlah siswa yang banyak? lalu bagaimana pelaksanaannya agar efektif dan semua siswa dapat teramati. berikan pendapat anda

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tentu saja dapat dilakukan untuk menilai siswa dengan jumlah yang banyak,namun akan sedkit ribet karena akan bnyak yang dinilai jika populasinya besar. Untuk jumlah siswa yanh banyak mungkin akan terbantu dengan video saat mereka melakukan praktikum. Sehingga dari video tersebut dapat teramati semua yang dilakukan oleh siswa dan mudah untuk dinilai

      Hapus
  11. Apakah semua aspek dalam indikator kreaktif bisa di ukur semuanya dengan menggunakan isntrumen yang anda buat?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tentu saja. Karena instrumen yang telah saya buat sudah mengacu pada kelima indikator berpikir kreatif

      Hapus
  12. Numpang promo ya Admin^^
    ingin mendapatkan uang banyak dengan cara cepat
    ayo segera bergabung dengan kami di ionpk.biz ^_$
    add Whatshapp : +85515373217 || ditunggu ya^^

    BalasHapus

Instrumen Penilaian Keterampilan Inovasi Pedagogik Guru dalam Pembelajaran Kimia

CYBERGOGY Di jaman milenial ini, belajar mengajar di sekolah tidak lagi sebatas  pedagogy , namun juga  heutagogy, peeragogy,  dan  cy...